Becak Dilarang Liwat

Posted on 25/11/2008

66


Di jalan-jalan di kota, biasanya becak diberi jalur khusus yaitu jalur lambat. Dipakai barengan dengan sepeda onthel, gerobak, songkro, dokar, andong, delman, dan lain sebagainya yang biasanya merupakan kendaraan tidak bermesin.

Tapi di Solo Cyber City, di boulevard Slamet Riyadi tepatnya di seberang Stadion Sriwedari ada anomali. Di sepanjang boulevard Slamet Riyadi itu, di sebelah selatan (kanan) dipakai untuk citywalk, sedangkan di sebelah utara (kiri) masih disediakan jalur lambat. Anehnya, ada sebagian ruas jalur lambat yang dialing-alingi palang besi sehingga kendaraan lambat yang seharusnya lewat di situ ya nggak bisa lagi.

Saya tidak tahu ini ide siapa, dan untuk apa, dan… pokoke maksudnya rak jelas blass…

Menanggapi itu, rencananya, para pengemudi becak yang tergabung dalam FKKB (Forum Komunikasi Keluarga Becak) Solo, bersama paguyuban-paguyuban becak lain di kota Solo akan mengadakan audiensi dengan pihak Satlantas dan Dinas Perhubungan berkaitan dengan keanehan yang sangat mengganggu aktivitas para pengemudi becak.

Bagaimana pendapat sedulur sekalian berkaitan dengan jalur lambat yang dipalang itu???

========================

Berita terakhir: 27/11/2008, palang tersebut sudah dibongkar, ternyata, pemasangan palang itu dilakukan oleh pak polisi untuk mencegah para pengendara sepeda motor yang sering nyelonong melawan arus, padahal di Boulevard Slamet Riyadi, pada siang hari diberlakukan jalur satu arah ke arah timur.

Nah… apakah sedulur termasuk pengendara kendaraan yang suka nyelonong dan merugikan pemakai jalan lain??? Kasihan dong!… Apalagi yang kena malah para penarik becak…

========================

Posted in: Aeng-aeng