Panjol Alih Profesi

Posted on 02/01/2009

42


Blogger Solo semua pasti sudah kenal dengan DenMas Panjul alias Joell de Franco, si Tukang Nggunem dari Panjoeldiningratan, cowok ceking dan gondrong asal Wates, Kulonprogo. Jangan sebut dirimu Blogger Solo kalau belum kenal Panjul satu ini.

Baru-baru ini saya bertanya-tanya, apakah Panjoel alih profesi??? Pasalnya, saya menemukan sebuah Warung Sate dan Rica-Rica Jamu di dekat Pabrik Batik Keris, Solo. Tulisannya jelas sekali menunjukkan bahwa pengelola Warung itu adalah Panjol…

warung rica-rica dan sate jamu by panjol

Bicara soal Sate Jamu, Rica-rica Jamu, ada pengalaman menarik. Dulu di akhir 2005 ketika saya mulai bekerja bolak-balik Semarang-Solo, seringkali harus pulang malam ke Semarang dalam keadaan lapar. Solo yang terkenal sebagai surga kuliner tentu saja tidak membuat khawatir. Mampirlah saya di suatu malam yang dingin ke sebuah warung sate dan rica-rica jamu di bilangan Kartosuro. Berlagak bos, saya pesan sate seporsi plus rica-rica setengah mangkuk, juga teh panas, dan nasi putih hangat. Nyam…nyam…nyam… Ternyata cukup nikmat… Tiba-tiba saya dikejutkan oleh seseorang di sebelah saya yang mulai menikmati pesanan “kepala”-nya… Huasyu… ternyata kepala huasyu… Jadi…jadi… saya tadi makan sate huasyu alias sate anjing… Yeach… kadung habis deh!… Enak juga sih!!!…

Solo memang Kota Budaya yang sangat beragam isinya… doh… doh… Oh ya, kebijakan baru dari pak Wali Jokowi (kata Panjul), warung-warung semacam itu disarankan memasang gambar anjing, atau memasang judul yang jelas, tidak sekedar sate/rica-rica jamu, untuk menghindarkan konsumen yang salah masuk.

Sampai saat ini saya masih tidak percaya bahwa Panjul, Panjulku, bukan Panjulmu, juga bukan Panjul mereka itu beralih profesi. Adakah yang tahu, apakah Panjol memang benar-benar alih profesi???

Posted in: Aeng-aeng