Sambel Pecel Kacang Mete

Posted on 14/03/2009

38


Yang saya maksud dengan kacang mete adalah biji jambu monyet. Biasa pula disebut kacang mede.

Jambu mede atau jambu monyet (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman yang berasal dari Brasil dan memiliki “buah” yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang mede, bijinya yang biasanya dikeringkan dan digoreng untuk dimakan.

Yang biasa disebut “buah” (bagian lunak yang membengkak berwarna kuning atau merah) sesungguhnya adalah dasar bunga (receptaculum) yang mengembang setelah terjadi pembuahan. Buahnya sendiri adalah bagian “monyet”nya, berisi biji yang dapat diolah menjadi makanan.

wikipedia

Suatu siang yang cerah, tiba-tiba saya ingin makan nasi pecel. Berhubung jauh dari warung, sedangkan saya kebetulan harus mengurusi diri saya sendiri, masaklah saya apa adanya. Nasi hangat sudah ada, kebetulan ada tahu, tempe, kacang panjang, kol, bayam, dan taoge.  Wah… kalau nasi hangat ditemani pecel sepertinya enak banget nih!..

Segera saya bersiap-siap menggoreng tempe dan tahu, juga menyiapkan sambel pecel. Bumbunya simpel saja, garam, bawang putih dibakar, kemiri dibakar, kencur dibakar, terasi juga dibakar, daun jeruk.  Bahan lain adalah gula merah dan kacang tentu saja.

Oops… kacangnya ndak ada…

Biasanya, sambel pecel itu menggunakan kacang tanah, tapi, berhubung tidak ada persediaan kacang tanah sama sekali, akhirnya saya gunakan kacang mete atau kacang mede sebagai gantinya. Sudah beberapa hari, setoples kacang mede menemani saya “ngeloni” laptop… Rasanya kok sayang kalau tidak segera dihabiskan. Jadilah sambel pecel kacang mete yang lezat…

Lengkap sudah makan siangku yang terlambat.  Nasi hangat, pecel, plus tempe dan tahu goreng. “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan???“…

Oh ya, sambel pecel buatan saya itu sebetulnya bukan sambel, karena tidak mengandung secuil cabe pun… Sengaja, karena saya sedang tidak suka pedas. Bagi yang suka pedas, kalau buat sambel jangan lupa kasih cabe ya? hehehe…

Posted in: Plesiran