Saatnya Berhenti Melacur

Posted on 06/07/2009

39


QuickPress:

Masa Kampanye Calon Presiden – Wakil Presiden telah usai. Contreng-menyontreng dalam rangkaian Pilpres 2009 akan dilaksanakan besok pada tanggal 8 Juli 2009.

Yeach… Bagi banyak orang termasuk saya, masa melacur telah selesai. GOLPUT -golongan penerima uang tunai- juga sudah habis masa kerjanya. Namun tetap harus diwaspadai adanya “Serangan Fajar“.

Pebisnis, EO, dan makelar (termasuk saya) juga memasuki masa istirahat, menunggu event besar selanjutnya entah Pilkada, atau menunggu Pemilu dan Pilpres lima tahun lagi. Saya tidak bisa menghitung berapa banyak uang yang beredar yang digunakan untuk mendukung perhelatan super akbar ini, yang jelas sangat banyak. Entah berapa kaos, banner, baliho, bendera,  event2, dan banyak cara lain (mungkin juga amplop), yang digunakan untuk mendukung usaha meraih simpati dan mendulang suara sebanyak-banyaknya.  Beruntung saya masih kecipratan rejeki itu. Memang sih, beberapa usulan besar dan kecil ditolak, namun masih banyak lagi usulan besar dan kecil yang disetujui.

Mungkin banyak orang berbeda pandangan dengan saya, namun saya meyakini bahwa yang saya lakukan masih dalam rel yang wajar. Saya tidak mendukung salah satu pun. Kegiatan2 yang saya lakukan dengan dukungan berbagai komunitas juga tidak dengan cara menjual mereka ke salah satu pihak, juga tidak dengan salah satu pihak saja.

Yang jelas, saya mengucapkan terimakasih atas dukungan sedulur sekaliyan, baik secara pribadi maupun bersama komunitasnya. Kita tidak rugi secara operasional, bahkan beberapa lembar rupiah yang telah berhasil dikumpulkan semoga bisa digunakan untuk keperluan bersama “kanggo sapodho-podho” seperti yang telah direncanakan sebelumnya. Seperti yang selalu saya utarakan di awal kerjasama, saya minta dukungan untuk publikasi, bukan untuk suara, jadi, pilihan sedulur sekaliyan ya terserah saja.

Berkaitan dengan selesainya ini, jujur saja, saya merasa nyaman. Lebih baik saya mengaku sebagai pelacur daripada sok mendukung dengan hati tapi nyatanya penjilat. Ops… itu saya lho, bukan kawan-kawan semua!

Akhirnya: Walaupun saya GOLPUT -karena saya tidak berhasil mengurus nama saya untuk masuk di DPT-, saya tetap menyarankan agar sedulur sekaliyan besok tanggal 8 Juli 2009 menggunakan hak pilih masing-masing.

Saya Suhaimi Andy MuryantoGOLPUT seumur hidup, tapi sekarang tidak… halah, itu kan Sujiwo Tejo… haks…

(lmao)

Tulisan ini juga saya dedikasikan kepada Mas Wied, dedengkot para dhukdheng di Kandang Asu (plesetan dari kandang asuh), sebuah Community Center di Gunungpati, Semarang. Pesan panjenengan selalu saya ingat… “Sesekali nglonthe yo rak popo to mas, sing penting kanggo sapodho-podho, ra urusan omongane wong liya”… haks…

Update: Semoga besok bisa nyontreng hanya dengan nunjukin KTP… Kalau bisa, saya jelas TIDAK GOLPUT.. (dance)

Tagged: ,
Posted in: Catatan Sela