Solve With It

Posted on 21/08/2009

87


Baru 9 hari bergabung dengan http://linuxperiences.wordpress.com, sebuah blog kumpul-kumpul yang isinya berbagi pengalaman menggunakan FOSS, tak dinyana bisa mendapatkan sumbangan domain dan hosting. Walaupun nama baru ini tidak sama dengan nama lama, namun tetap senafas, bahkan terasa lebih luas karena tidak hanya berbagi mengenai Linux, melainkan semua hal tentang FOSS.

solve-with-it-screenshot

Di SOLVE WITH IT, demikianlah namanya, kumpul-kumpul itu dilanjutkan. Domain dan hosting yang dimiliki oleh Abi Gamitra –yang pada awalnya memang diinginkan untuk berbagi pengalaman menggunakan FOSS– ini dikelola bersama-sama oleh Mahendrattungadewa Itempoeti -pemrakarsa Linuxperiences- sebagai administratornya, dan para penulis diantaranya Ananto Suryaden, Andy MSE Jogloabang, Ciwir PendekarTidar, Endar Fitrianto, Pradna Cahbagus, Babeh Superaman, OmAgus, MasIqbal Bengawan, Nurul Isti, dan Gedeblog. Bilamana ada di antara sedulur sekalian yang berkenan, dimohon menyumbangkan tulisan -baik tulisan baru maupun repost- tentang pengalaman apapun dalam mengunakan FOSS. Untuk keperluan itu, bisa mengirimkan email ke andymse@gmail.com dan selanjutnya setelah tulisan pertama dipublikasikan, akan dibuatkan username baru di Solve With It.

about-usSecara nama, Solve With It bisa juga diartikan Solve With IT by FOSS.

Tentu saja bagi saya, nama se-keren itu bukan berarti mentahbiskan diri sebagai pakar atau ahli dalam urusan FOSS, justru dengan nama keren itu termotivasi untuk berbagi pengalaman memecahkan setiap persoalan sekecil apapun. Siapa tahu, dari hal-hal yang kecil dan remeh-temeh itu justru semakin membuka wawasan bahwa menggunakan FOSS itu tidak sulit sebagaimana anggapan selama ini di banyak kalangan pengguna.

Secara pribadi, kepindahan dari Linuxperiences ke Solvewithit.Com ini merupakan hadiah yang luar biasa. Yang pertama adalah hadiah Ulang Tahun Kemerdekaan ke-64 Republik Indonesia. Yang kedua adalah hadiah menjelang Bulan Ramadlan. Yang ketiga adalah hadiah untuk saat —life begins at forty— dimana saya mengakhiri masa persiapan dan memulai hidup baru sebagai manusia dewasa dan bertanggungjawab lahir batin.

Akhirnya, saya menyampaikan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadlan bagi yang menunaikannya. Mohon maaf lahir dan batin.