Flying Fox di Irung Petruk

Posted on 01/10/2009

69


Bila sedulur sekalian bepergian Boyolali-Magelang melewati Selo, di antara gunung Merbabu dan Merapi, cobalah berhenti sejenak di Irung Petruk, sebuah tikungan tajam dan menanjak di Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Irung Petruk ini adalah seruas jalan yang menjadi bagian dari jalan yang dinamakan jalur borobudur – selo – solo, atau lebih dikenal dengan Jalur Wisata Borobudur-Selo-Solo.

Mulai dibuka pada 9 Mei 2009 yang lalu, di lereng timur Gunung MerapiGunung Merbabu ini ada sebuah arena  Flying Fox yang tidak seperti arena lain pada umumnya. Bagaimana tidak? Ada dua jalur lintasan, yang pertama sepanjang 200 meter, yang kedua sepanjang 300 meter. Sependek yang saya tahu dan sepanjang yang saya punya, rekor flying fox terpanjang di Indonesia selama ini masih di pegang Flying Fox di Ancol dengan panjang 255 meter (menurut kabar berita, flying fox yang ada di Ancol panjang lintasannya mencapai 480 meter, -saya belum pernah mengukurnya-, namun melihat areanya yang sekecil itu, saya nggak yakin panjang lintasannya mencapai 480 meter). Ada kabar pula bahwa di Bintan pun ada flying fox dengan panjang lintasan mencapai 320 meter. Saya belum tahu… Apakah ada sedulur yang mengetahuinya? Ah sudahlah… Kita nikmati saja Flying Fox di pinggir Jalur Wisata Borobudur-Selo-Solo ini…

Berikut ini gambar Flying Fox di Irung Petruk:

flying-fox-1

Dan ini Video Flying Fox:

Untuk menikmati Flying Fox Irung Petruk atau dikenal pula dengan Flying Fox Cepogo Boyolali ini, tidak butuh banyak biaya. Cukup bayar 30 ribu rupiah untuk lintasan panjang (300 meter), dan 20 ribu rupiah saja untuk lintasan pendek (200 meter).

irung-petruk

Oops…. itu tarif lebaran… sekarang, cukup mengeluarkan 20 ribu rupiah saja untuk menikmati lintasan panjang. Lintasan pendek sementara tidak dioperasikan. Keren kan? Yang ingin mencoba jangan takut-takut. Flying Fox ini menggunakan sudah menerapkan standar keamanan yang baik. Oh ya, walaupun lintasannya panjang, jangan takut bila 20 meter menjelang pendaratan ada sentakan rem. Enam orang kru yang terlatih baik akan memandu mulai dari pemasangan peralatan, meberikan petunjuk cara melakukan lompatan,  pengereman yang halus dan sesedikit mungkin sentakan, serta mengantar kembali ke tempat semula.

Siapa berani mencoba???

update: Flying Fox di Irung Petruk ini rencananya dikembangkan menjadi 375 meter dan 500 meter.

Posted in: Plesiran