Tahanan 02 dan Juragan Lendhut

Posted on 09/10/2009

73


tahanan-02Tahanan-02: Seorang anggota dewan legislatif DPRD Provinsi Jateng dan oknum polisi yang diduga sedang menggelar pesta sabu-sabu ditangkap petugas Satreskrim Polwiltabes. Mereka digerebek di Hotel Permata Hijau, Jl Dr Wahidin, Kelurahan Semarang, Kamis (18/6) malam sekitar 21.30, oleh tim reskrim yang dipimpin AKBP Roy Hardi Siahaan. Tersangka bernama ~r12@~K03r41@8@n…

Anehnya, walaupun sudah tertangkap tangan, jelas-jelas menggunakan narkoba, pun dibuktikan dengan uji urine, tersangka -si tahanan-02- itu tetap saja ngeyel tidak mau menandatangani BAP… Tambah aneh lagi manakala beberapa bulan sejak menjadi tersangka (yang jelas bersalah sesuai bukti, entah kalau hukum bisa dikelabui), si tahanan-02 itu sukses menempatkan diri menjadi Wakil Ketua DPRD. Saya yakin, banyak yang tidak rela bilamana sebagai rakyat kok di DPRD diwakili oleh seorang pemadat. Indonesia mau jadi apa??? >>> gambar dari sini

korban-lumpurJuragan lendhut: Dalam bahasa Jawa, lendhut artinya lumpur. Sang juragan ini sebetulnya bukan berdagang lendhut, namun ada salah satu unit usahanya yang aktivitasnya ditengarai menjadi pemicu semburan lumpur di belahan timur pulau Jawa. Anehnya, baru-baru ini sang juragan terpilih menjadi pemimpin puncak partai kuning setelah bersaing ketat dengan kapten Haddock, mantan pembunuh hakim agung, dan seorang pemuda tak dikenal. Juragan lendhut mungkin masih bisa berkelit, bahkan masih saja sok mengurusi bidang kesejahteraan rakyat. Mantan pembunuh masih bisa berkilah bahwa dia telah menebus kesalahannya dengan hukuman. Kapten Haddock dan pemuda tak dikenal itu saya tidak tahu banyak track recordnya. Jelasnya, bila kursi para petinggi diisi orang-orang yang kurang baik, pasti akan ada pertanyaan; Indonesia mau jadi apa??? >>> gambar dari sini

Dua di atas, tahanan-02 dan juragan lendhut mungkin sama sekali tidak ada hubungannya. Tapi dua-duanya menambah kebingungan di dalam pikiran saya, apalagi setelah menyimak berbagai peristiwa nyeleneh;

  • Si Sri yang suwe ra bali-bali dikira ada sesuatu dengan Bang Toyib, belakangan ternyata ketahuan kalau Si Sri selingkuh sama Bang Senturi, bahkan sampai merogoh kocek sendiri rakyat menggelontorkan 6,7 T dana untuk menolong Bang Senturi…
  • Bung Jaksa yang begitu bersemangat menceritakan secara mendetail menceritakan perselingkuhan Kang Tosari dengan Dek Rani sampai-sampai pendengar terpana dan menjadikan ceritta itu lebih hangat dibandingkan dengan cerita pembunuhan Mas Rudin, akhirnya membuat bingung banyak orang, ini memang Bung Tosari yang nggasruh ataukah merupakan bagian dari penggembosan sebuah lembaga yang “mbebayani” hajat hidup banyak orang pejabat???
  • RS Omnivora yang ngeyel merasa dicemarkan nama jeleknya dan mokong melanjutkan kasus mbak Sumprit.
  • Dan banyak lagi yang lainnya… Mungkin saja sedulur sekalian masih punya perbendaharaan kebingungan…

Terus…. Kalau banyak kejadian seperti ini… Indonesia mau jadi apa???

Posted in: Cangkrukan