Soto Mak Srini Limbangan

Posted on 16/11/2009

92


Barangkali sedulur ada yang belum pernah membaca cerita saya mengenai Pasar Limbangan di Kec. Limbangan, Kab. Kendal… Silahkan menuju ke sana untuk melihat-lihat keramaian sebuah pasar desa di lereng barat gunung Ungaran itu. Ya… Pasar Limbangan hanya ramai pada hari  tertentu saja. Tapi tidak mengikuti hari pasaran Pon Wage Kliwon Legi Pahing, melainkan mengikuti hari-hari Senin Selasa, dlsb. Nah, keramaian Pasar Limbangan memuncak pada hari Senin dan Jum’at saja.

Ada seorang wanita tua (dulu pasti pernah muda) dengan nickname Mak Srini, yang semenjak tahun 1970an berjualan nasi soto. Tentu saja pakai S, karena kalau tidak pakai S jadinya nai oto mak rini. (lmao)

Sebagaimana umumnya nasi soto, material yang terkandung di dalamnya biasa-biasa saja. Ada nasi, taoge, daun seledri, bawang goreng, kecap, sambel, dan jeruk nipis. Optional, penikmat soto bisa menambah daging ayam atau jerohan sapi; babat dan/atau iso (bukan ISO file image). Teman makan yang tersedia juga biasa-biasa saja, optional ada tempe goreng, kerupuk, perkedel, tapi tidak ada aneka tusuk seperti sate ayam, sate kerang, dan sate telur puyuh. (hungry)

Yang membuat cita rasanya sungguh aduhai adalah kuah soto yang Khas Soto Mak Srini. (mmm) Sekilas warna kuahnya mirip dengan Soto Kudus, bukan kuah kuning seperti Soto Semarangan, atau kuah bening soto-soto lainnya.

Penasaran??? Mohon maaf nggak bisa dikirim via japri!!!… (tongue)

sayang sekali Mak Srini enggan difoto, jadinya saya curi-curi foto Mak Srini yang sedang melayani pembeli… (ninja)

Posted in: Plesiran