Presiden Minta Kasus Bibit-Chandra TIDAK Dibawa Ke Pengadilan

Posted on 24/11/2009

46


Saya terkejut mendengar berita tipi:

kpkPresiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Kapolri dan Jaksa Agung tak membawa kasus dua pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto ke pengadilan. “Saya kira ini lebih banyak manfaatnya ketimbang mudoratnya,” kata Presiden dalam jumpa pers di Istana Negara, Senin (23/11/2009 ~http://www.tvone.co.id~).

Dalam pidato resminya malam ini, SBY menilai bahwa solusi terbaik untuk kasus Bibit-Chandra adalah tidak membawanya ke pengadilan.

“Semula saya berpikir bahwa sebaiknya persoalan ini diserahkan ke lembaga pengadilan,” tutur dia. Asalkan, sambung SBY, proses penyidikan dan penuntutannya berlangsung objektif. Namun, dia mengaku menyadari bahwa saat ini masih ada persoalan di tiga lembaga penegak hukum, yakni Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK.
Karena itu, dia meminta agar lembaga-lembaga penegak hukum terus berbenah diri. Pihak kepolisian dan kejaksaan tidak membawa kasus ini ke pengadilan, dengan mempertimbangan asas keadilan. “Kejadian ini membawa hikmah dan pelajaran sejarah bahwa reformasi nasional kita belum selesai. terutama reformasi di bidang hukum,” ujar dia. (http://www.republika.co.id)

Pernyataan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas kasus yang menimpa dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah itu menurut saya membingungkan. Sah-sah saja presiden memberi penilaian bahwa melanjutkan kasus itu di pengadilan akan lebih banyak mudhoratnya daripada manfaatnya, namun menurut hemat saya langkah itu justru akan menutup banyak hal yang seharusnya bisa terungkap. Demi keadilan dan menjunjung tinggi supremasi hukum, saya mendukung kasus itu jalan terus di pengadilan…

Bagaimana menurut pendapat sedulur sekalian???

Posted in: Aeng-aeng