Pindah Proyek

Posted on 07/02/2010

69


Proyek Perumahan di Solo yang saya kerjakan belum 100% selesai. Tapi berhubung saya tidak merasakan kenyamanan dalam bekerjasama dengan Boss Perumahan di Solo itu, saya memutuskan untuk berhenti sebelum selesai. Beberapa hal masih harus diperhitungkan antara saya dan pak boss, namun secara pekerjaan sudah dilakukan serah terima seperlunya untuk diteruskan sendiri oleh pak boss itu.

Saya sendiri, sekarang pindah proyek ke Semarang, tepatnya di Kecamatan Mijen, wilayah Semarang atas bagian barat. Kali ini sifatnya benar-benar kerjasama dalam strata yang sama. Pihak saya sebagai investor, dalam hal ini, “pihak saya” bukanlah saya sendirian melainkan berbarengan dengan kakak saya yang nomor dua yang tinggal di Batam, yang kebetulan menderita Parkinson dan saat ini sedang berobat untuk waktu yang cukup lama di Jawa.

Jadi, saya mendapatkan dua hal sekaligus. Yang pertama mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, dan yang kedua saya berusaha berbuat yang lebih baik untuk membantu saudara saya.

Awalnya karena ada tawaran penjualan sebidang tanah seluas 3500m2, yang kebetulan ada di jalur kuning wilayah pengembangan Kota Semarang. Dengan harga per meter persegi mencapai Rp200.000, tentunya jauh di luar kemampuan untuk membeli tanah tersebut secara tunai. Beruntung pihak pemilik tanah tertarik untuk bekerjasama bersama pengembang setempat dan pihak saya untuk mengembangkan lokasi tersebut menjadi perumahan type 29/65 sejumlah 33 unit. Saat ini sedang dilakukan pengurusan surat-surat dan perijinan, serta penyiapan lahan. Diperkirakan, Maret mendatang, saat musim penghujan mulai reda dan berganti cuaca yang lebih cerah, pengembangan perumahan pun bisa dilaksanakan dengan lancar…

Namun, sehubungan dengan lokasi yang cukup jauh dari Solo (100km), saya harus berada di Semarang (dan sekitarnya) mulai Senin sampai Jum’at, sedangkan akhir pekan saya baru bisa berada di Solo lagi. Tentunya ini membutuhkan stamina yang cukup baik.

Satu hal lagi, saya berharap bisa lebih banyak berinteraksi dengan komunitas-komunitas dan blogger-blogger di Semarang dan Kendal, juga dengan Padepokan SolveWithIT-Speed di Limbangan Kendal…

Seminggu lalu, pindah proyek telah dimulai, dan saya harus memompa semangat lagi… (gym)

Mohon doa dari sedulur sekalian!!!… (worship)

jalur kuning = wilayah yang diperbolehkan untuk pengembangan perumahan sesuai dengan rencana tata wilayah setempat.

—————————————–

barangkali sedulur ada yang tertarik untuk BELI RUMAH DI SEMARANG???
tidak mahal kok!
RSH type 29/65 hanya 68 juta saja… dipastikan sedulur pasti punya tetangga, karena saat ini sudah terjual (indent) sejumlah 5 unit…

(dance)

Posted in: Catatan Sela