Malam Nisfu Sya'ban

Posted on 26/07/2010

33


Secara pribadi, saya selama ini belum pernah mengkhususkan Malam Nisfu Sya’ban, yaitu malam bulan purnama di bulan Sya’ban yang artinya tengah bulan Sya’ban. Ini juga berarti persis setengah bulan sebelum memasuki bulan Ramadlan, bulan puasa yang ditunggu-tunggu banyak orang karena sesudahnya ada kemeriahan Lebaran.

Kebanyakan muslim mendasarkan keutamaan Malam Nisfu Sya’ban pada hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah, namun hadits itu dilemahkan oleh Imam Bukhari. Ada pula yang mendasarkan keutamaannya karena pada pertengahan Sya’ban itulah dilakukan pemindahan kiblat dari Baitul Maqdis di Palestina ke Ka’bah di Mekah.

Imam al-Gazali mengistilahkan malam Nisfu Sya’ban sebagai malam Syafaat, karena menurutnya, pada malam ke-13 dari bulan Sya’ban Allah SWT memberikan sepertiga syafaat kepada hambanya. Lalu pada malam ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh.

Kebanyakan yang mempercayai kemuliaan bulan Sya’ban menganggap bahwa bulan ini adalah bulan mulia yang terlupakan. Sebelumnya ada bulan Rajab dimana Rasulullah SAW ber-Isra’ Mi’raj, sedangkan bulan sesudahnya adalah bulan puasa Ramadlan. Namun, kepercayaan ini adalah mengenai bulan Sya’ban, bukan merujuk pada hari tertentu di bulan Sya’ban. Keutamaan yang dianjurkan pun adalah melakukan puasa, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari Muslim dari Aisyah bahwa bulan yang paling banyak dilakukan puasa oleh Rasulullah selain bulan Ramadlan adalah bulan Sya’ban.

Saya tidak akan memperdebatkan soal kemuliaan bulan Sya’ban dan Malam Nisfu Sya’ban, tapi menyimak banyak pesan singkat yang datang kepada saya sejak siang tadi, sepertinya menarik juga. Kebanyakan bahasanya mirip, “Malam ini 26 Juli 2010 adalah Malam Nisfu Sya’ban, malam yang penuh berkah. Banyak-banyaklah beribadah, berdoa, dan bersedekah“…

Rasanya tidak ada salahnya memperbanyak ibadah, doa, dan sedekah… Yang jelas, saya tidak menyembah bulan, apalagi bulan purnama… Datanglah dan pergilah! Karena Tuhan sudah menciptakan peredaranmu dengan sangat teratur… Saya juga menjalani apa yang telah digariskan!

Posted in: Catatan Sela