Keep Your Hand Moving

Posted on 03/08/2010

52


Saya Ngeblog => Saya Menulis

Kebanyakan orang yang suka ngeblog (lazim disebut blogger atau dalam bahasa yang aneh adalah narablog), mengisi blog-nya dengan tulisan walaupun bukan merupakan keharusan karena ada pula yang ngeblog dengan gambar. Namun, walaupun banyak menulis, tidak mesti seorang blogger menjadi seorang penulis. Banyak blogger yang tulisannya mantap, bernas, pokoknya berkualitas. Banyak pula yang hanya nge-pas, bahkan banyak pula yang dari sisi bahasanya sama sekali amblasss. Maksudnya asal tulis saja.

Tenang aja! Tidak ada aturan untuk nulis begini dan begitu, jadi semua sah-sah saja karena nge-blog tidak hanya soal tulis-menulis. Banyak hal lain (saya menyebutnya kenikmatan) yang diperoleh saat posting (istilah yang lazim digunakan untuk mempublikasikan tulisan di blog) dan banyak yang berkomentar, first comment jadi idaman, dari interaksi di internet jadi bertambah kawan, link di SosMed menjadi buruan, di forum jadi pembicaraan, di banyak direktori menjadi jagoan, nampang di mesin-mesin pencarian,  pokoknya blog ramai dikunjungi orang, bahkan banyak pula yang blog-nya bisa ngojek mencari uang…

Namun, walaupun (sekali lagi) nge-blog tidak hanya soal tulis-menulis, banyak blogger atau narablog yang merasa kekurangan ide untuk posting. Kalau saya sendiri sih jarang kekurangan ide. Paling sering ya kekurangan pulsa, kekurangan uang, kekurangan waktu, kekurangan kesempatan untuk mendapatkan akses internet dan menulis di blog.

Soal saya menulis, dalam banyak tulisan di blog saya seringkali tidak asal menulis melainkan didukung oleh uji coba atau eksperimen (bahasa gaulnya adalah oprek-oprek), sering pula harus melewati sebuah perjalanan, atau melewati proses mempelajari sesuatu, kadang juga butuh banyak membaca buku atau referensi, dan lain sebagainya. Sayangnya jauh lebih banyak tulisan saya yang asal-asalan (kan sah-sah saja!). Pun saya punya keyakinan bahwa tulisan saya tidak mesti bisa dinikmati. Selera masing-masing orang berbeda-beda, tentu saja saya tidak bisa menyesuaikan dengan semua orang. Paling enak memang menjadi diri sendiri sepenuh hati bukan karena hendak membranding diri. Dan akhirnya yang mampir ke blog ini terbagi menjadi dua golongan saja. Yang pertama karena berkawan dengan saya sehingga nggak enak hati kalau saya nulis dan tidak dikomentari. Yang kedua karena kesasar entah karena mendapatkan secuil kata dari mesin pencari, atau kena persuasi spamming link di sosial media, atau kebetulan blog-hopping –meloncat-loncat– dari satu situs ke situs lain secara acak.

Saya tidak akan menanyakan sedulur termasuk golongan mana? Tanpa memperdulikan itu, tetap saja saya ingin menulis (walaupun hanya menulisi blog) dengan serius, baik, berkualitas, dan menghasilkan posting yang disukai pembaca dan pada akhirnya akan menambah kenikmatan yang saya rasakan…

Panduan Menulis, Mengedit, dan Memolesnya

Sumpah! Bukan saya yang membuat panduannya, melainkan seorang kawan bernama Anwar Holid a.k.a Wartax yang sejak 2001 rajin mengirimi  saya dan kawan lain beraneka tulisan inspiratif motivatif. Wartax memang hobby menulis dan serius menjadi seorang penulis. Bahkan menurut saya, Wartax adalah penulis yang hebat yang bisa menjadikan banyak hal menjadi tulisan (tentu saja ini bertolak belakang dengan sebagian blogger yang suka mengeluh kekurangan ide, padahal ide ada dimana-mana)… *walah.. kembali lagi deh ke alinea ke-3*

Jujur saja, selain menginspirasi dan memotivasi, gaya tulisan Wartax mempengaruhi saya saat mencoba menuturkan sesuatu. Sayangnya saya tidak bisa merangkumnya menjadi sebuah teori.

Itu tidak membuat saya berkecil hati, karena sungguh beruntung akhir Juli lalu Wartax telah menerbitkan bukunya yang berjudul Keep Your Hand Moving… Melihat judulnya yang menggunakan bahasa englais rasanya agak takut-takut membacanya. Maklum saya paling susah mempelajari bahasa selain yang diajarkan emak saya. Namun setelah membuka bukunya, ternyata isinya berbahasa Indonesia saja. Seperti tulisan Wartax pada umumnya, isi buku ini juga enak dibaca… Kalau nggak percaya ya baca sendiri! (lmao)

Ini saya pameri dulu sedikit tentang buku itu:

Penulis hebat biasanya berusaha melampiaskan ekspresi agar mampu menemukan kekuatan khas dirinya. Dirinya mau berkompromi terhadap standar umum dunia penulisan, memperhatikan kepentingan pembaca untuk menghasilkan karya yang jernih, eksploratif, kuat.

Keep Your Hand Moving berusaha fokus meningkatkan kemampuan menulis. Mula-mula dengan membangkitkan saraf dan kebiasaan menulis, lantas mewujudkan ide jadi tulisan yang utuh, enak dibaca, layak publikasi. Penulis juga perlu mampu menilai, menganalisis, dan mengedit karya sendiri, melenturkan tulisan atau menggayakan cara bertutur agar lebih hebat dan bertenaga. Ujungnya mengingatkan dan menyemangati untuk mau belajar dari karya orang lain, pantang menyerah, dan terus menciptakan karya terbaik.

Buku ini ingin berbagi wawasan, semangat, dan inspirasi untuk membiasakan diri menulis secara rapi, keterbacaannya tinggi, dan sedapat mungkin bebas dari kesalahan umum.

Oh ya, tulisan saya ini bukan resensi, namun bersifat promosi. Kalau sedulur menginginkan bukunya, silahkan berkunjung ke Toko Buku Gramedia atau pesan secara online di Gramedia Pustaka Utama. Menurut saya, buku ini layak dibaca siapa saja yang ingin menulis dengan baik…

Catatan AndyMSE:

  • Anwar Holid adalah blogger (lawas -sejak 2002-), sekarang bekerja sebagai penulis dan editor. Termasuk menginspirasi saya saat mulai Nge-Blog. Beberapa tulisan Wartax di-repost di blog ini antara lain pada tulisan: Mata Pencaharian, Secangkir Kopi, dan Jelang Ramadhan Bersama Luna Maya.
  • Arsip Blog Anwar Holid  20/10/2002 – 17/04/2005 ada di Wartax Site & Sight, sedangkan Arsip Blog Anwar Holid mulai 10/10/2005 sampai sekarang ada di Halaman Ganjil.
  • Anwar Holid a.k.a Wartax adalah sahabat Andy MSE sejak 2001.
  • Gambar dari Facebook Anwar Holid
Posted in: Cangkrukan, Fren