Prosentasenya sangat kecil

Posted on 22/08/2010

45


Dari puluhan ribu atau ratusan ribu atau jutaan tabung gas yang beredar di masyarakat baik yang 3 kiloan, 12 kiloan, maupun yang lebih besar lagi, misalnya 15.000kg, sering terdengar berita kecelakaan yang biasanya adalah ledakan yang menimbulkan kebakaran. Beberapa ledakan sudah menimbulkan korban jiwa.

Konversi energi untuk urusan dalam negeri rumah tangga yang kebanyakan digunakan untuk memasak ini, dari minyak tanah ke LPG –liquid petroleum gas atau lebih dikenal dengan elpiji-, telah menimbulkan goncangan sosial baik terkait urusan daya beli, ketersediaan produk di pasaran, sampai ke urusan teknis penggunaannya. Semuanya butuh persiapan matang dan tidak serta-merta. Apalagi untuk urusan teknis penggunaan, tentunya harus dilakukan sosialisasi yang cukup sehingga banyak orang yang tadinya merasa nyaman dan aman saat menggunakan minyak tanah sekarang pun juga aman dan nyaman menggunakan gas.

Tanpa bermaksud membela kebijakan konversi energi ini (pun bukannya tak berempati terhadap korban kecelakaan elpiji), menurut pengamatan saya kecelakaan-kecelakaan yang terjadi prosentasenya sangat kecil, namun seringkali sangat dibesar-besarkan.

Saya teringat dulu sewaktu masih belum remaja, waktu itu di jaman pemerintahan bapak pembangunan amat sangat disarankan untuk berganti bahan bakar untuk keperluan rumah tangga dari kayu bakar ke minyak tanah. Produksi digenjot tinggi, distribusi pun disebarluaskan sampai ke pelosok-pelosok pedesaan dengan harga yang disubsidi. Pada awal-awal penggunaannya, sering terdengar berita kompor minyak meledak… Maksud hati menjerang air untuk membuat secangkir kopi, yang terjadi seluruh rumah menjadi sangit karena ludes dimakan api.

Ada korban, prosentasenya sangat kecil, namun tidak diberitakan seheboh jaman sekarang ini karena media juga belum semaju ini.

Tidak dipungkiri, ada saja ulah nakal sebagian pihak yang mengambil keuntungan sendiri dengan mengedarkan material yang tidak sesuai standar keamanan baik tabung, regulator, selang, maupun kompor gas. Dari pengamatan saya, ada benda yang cukup kecil namun seolah luput dari perhatian banyak pihak yaitu seal karet. Kecil, sederhana, murah, namun sayangnya jarang sekali saya menjumpai kualitas seal yang baik. Padahal, justru sebagian besar kebocoran gas disebabkan karena seal yang kurang baik. Soal ini, sepertinya harus disampaikan kepada penyedia produk agar terus menerus meningkatkan kualitas produknya demi keamanan bersama…

Nah… bila kita sudah tahu dan mengetahui ada tetangga kita yang kesulitan menggunakan teknologi baru itu, tak ada salahnya kita membantu. Siapa tahu, bila acara masak si tetangga telah usai, kita diberi kesempatan mencicipinya… (mmm)

Yang terpenting, yang kecil-kecil seperti ini termasuk prosentase kecelakaan yang kecil ini, tidak selayaknya disepelekan…

Gitu aja! Menurut sedulur bagaimana?

gambar diadopsi dari twitter error yang menyebalkan…

Posted in: Cangkrukan