Sumpah Itu Masih Sakti

Posted on 29/10/2010

38


Maaf sedulur! Sumpah, saya sedang memalas menulis di Blog Kecakot ini.

September kemarin hanya 12 tulisan, itupun ada yang repost tulisan lawas. Oktober ini berulang lagi kemalasan. Hanya ada 8 tulisan termasuk ini dan termasuk 3 (tiga) tulisan repost. Bukan karena apa-apa sih! Cuma karena sedang agak ribet ngurusi banyak hal yang mengharuskan untuk ALL IN.😀

Nah, kali ini saya (mohon maaf) agak narsis sedikit. Alih-alih ikut mempublikasikan bencana-bencana yang menimpa Indonesia belakangan ini termasuk wedhus gembel Merapi yang memakan banyak korban termasuk Mbah Maridjan, saya malah mempublikasikan ulang tulisan lawas  mengenai Sumpah Pemuda yang ternyata masih laku di dunia online.

Soal pengunjung, selama beberapa minggu tidak begitu intens mengurusi KECaKOT membuat pengunjung menurun sampai hanya seribuan per hari (page views). Namun, tiga hari belakangan ini setelah saya repost Naskah Sumpah Pemuda, ternyata mengalami peningkatan yang puncaknya mencapai kira-kira tiga kali lipat dari rata-rata sebelumnya.

Peningkatan pengunjung ini kebanyakan berasal dari mesin mencari.

Sayangnya, keyword-keyword porno yang beberapa waktu lalu saya berantas ternyata masih menyisakan sedikit penggemar… Ya sudahlah!

Setidaknya, ini membuktikan bahwa Sumpah itu masih sakti… Apakah sedulur mempercayainya???

Posted in: Aeng-aeng