Mengetik Dalam Gelap

Posted on 03/12/2010

55


Jum’at, 3 Desember 2010; Saya ke #RBI (Rumah Blogger Indonesia) – Bengawan setelah hampir seminggu ke sana sama sekali karena sedang disibukkan oleh keramaian anak-anak di Internet For Kids 2.1. Saya terlambat mengikuti banyak kegiatan di #RBI, namun kebetulan masih bisa mengikuti salah satu kegiatan yang sudah berlangsung selama 3 hari dan berakhir hari ini (3/12)  yang terselenggara atas kerjasama Bengawan – Yayasan Talenta – Yayasan Air Putih yaitu pelatihan komputer dan internet untuk tuna netra.

Sebagai trainer adalah mbak Indahsari dari Yayasan Air Putih, sedangkan trainee-nya beberapa siswa-siswi SMPLB (SLB/A) YKAB (Yayasan Kesejahteraan Anak-anak Buta) Surakarta.

Sumpah, saya takjub dengan kecepatan belajar anak-anak yang luar biasa itu.  Benar juga bahwa mereka adalah individu dengan kebutuhan khusus dan kemampuan khusus sehingga kekurangan kemampuan salah satu indera ditutup oleh kemampuan lain yang lebih.

Saya tidak bisa banyak bercerita, namun sedikit tambahan informasi, komputer yang dipakai untuk belajar itu menggunakan BlankOn Linux yang sudah dilengkapi dengan Orca Screen Reader & Magnifier. Pengguna komputer dibantu pendengarannya untuk melakukan berbagai macam instruksi. Monitor tentu saja tidak diperlukan oleh mereka namun tetap dinyalakan untuk keperluan trainernya.

Dalam tiga hari belajar, mereka sudah bisa menghafal keyboard termasuk beberapa instruksi-instruksi penting, bisa mendengarkan musik, juga bisa mengetik dalam gelap.

pulang sekolah langsung ke Yayasan Talenta - sebelum belajar komputer makan siang dulu bersama-sama didampingi pimpinan Yayasan Talenta - Sapto Nugroho

di awal belajarnya-harus-pelan2, selanjutnya akselerasi belajarnya menakjubkan

pengguna tidak perlu monitor, trainernya yang perlu...🙂

mengenal bentuk flashdisk melalui perabaan

di akhir pelatihan, trainer dan trainee berfoto bersama

Tulisan ini dipersembahkan untuk Hari Cacat Sedunia atau Disability Day yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.